Tampilkan postingan dengan label masa lalu berkesan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label masa lalu berkesan. Tampilkan semua postingan

31 Desember 2015

MY BEST NES GAMES: FOOTBALL/ SOCCER Theme

Melanjutkan Blog soal Game NES terbaik yang lalu, akan saya lanjutkan dengan tema khusus Game Sepakbola atau Soccer atau Football yang pernah saya mainkan. Saya juga menambahkan Feature menarik dari setiap game ini

SOCCER
 Game Soccer 5 lawan 5  ini sudah berusia 30 tahun dan mungkin game soccer tertua yang saya mainkan. Kontrol dan grafik sederhana, gerakan kaku serta lambat, dan ketiadaan kemampuan merebut bola selain mendekati musuh adalah kesan yang akan anda rasakan saat bermain game ini. tetapi anda masih bisa melakukan operan dan tembakan dengan cukup baik dan tepat.
Feature menarik:
Offside: Percaya atau tidak, Dari semua game yang akan saya bahas, feature ini hanya ada di game ini. membuat anda harus berhati-hati jika ingin mengoper bola
Cheer Leader: Ini juga agak aneh, setiap half team, akan ada sekitar 5 cheerleader menari di lapangan.


Power Soccer
Masih soal game sepakbola 5 lawan 5. Power Soccer menawarkan gameplay yang lebih luwes, sudut kamera atas bawah dan kemampuan untuk melakukan Sliding tackle.
Feature Menarik:
Zoom Action: Saat bola mendekati gawang, maka screen yang tadinya atas bawah akan di-zoom berada di belakang (atau depan) gawang membuat karakter game lebih besar,  dan permainan terasa lebih seru karena hanya di screen ini anda bisa melakukan tembakan ke gawang, dan kesempatan terakhir lawan untuk merebut bola



Tecmo World Cup Soccer
Tecmo World Cup Soccer memberikan atmosfir yang berbeda, karena memberikan format 11 lawan 11, gerakan AI tak beraturan, Sliding tackle membabi buta, tiadanya pelanggaran, dan sepakan tidak beraturan tetapi ada beberapa hal yang membuat game ini tetap seru dimainkan.
Feature menarik:
High Responsive AI: Yup, meski pun sepakan anda hanya sepakan langsung jarak pendek dan jarak jauh tanpa adanya feature operan, AI terdekat akan segera merespon sepakan anda dengan bergerak menuju bola .
High Speed Gameplay: yang membuat game ini seru adalah  kecepatan gameplay yang cukup tinggi. Lupakan soal strategi sepak bola konvesional. Begitu mendapat bola, anda harus segera memutuskan untuk menggiring atau menyepak bola tersebut sesegera mungkin sebelum anda di sliding tackle berjamaah.


Captain  Tsubasa Vol. 2 Super Striker
Captain Tsubasa adalah franchise kreatif sepak bola populer dari Jepang. Setelah sukses di manga dan Anime, Captain Tsubasa juga merambah dunia game termasuk NES yang amat di sayangkan hanya beredar di Jepang saja. Game ini sudah menggunakan sistem permainan 11 lawan 11.
Feature Menarik:
Choice Action: Berbeda dengan game sepakbola di atas, dimana kita bisa melihat semua pemain, game ini hanya menampakan sosok pemain yang membawa bola dan sebuah peta sederhana yang menandakan posisi pemain itu dan pemain kawan atau pun lawan, serta arah gerakan yang dituju. Lalu untuk melakukan operan, menghindar atau tembakan, anda harus menekan action button, dan memilih action menggunakan D-pad serta mengeksekusinya. Jika ada pemain lawan mendekati, anda akan dipaksa melakukan action, dan di sini letak serunya game ini karena action anda akan di adu dengan action lawan anda seperti bermain suit dimana satu action adalah lawan dari action lain. Tentu saja anda harus siap2 dikeroyok. Action juga akan mengurangi stamina anda
Dramatic Action: Bermain game ini akan "memaksa" anda melihat aksi dramatis dalam pertandingan akibat dari action yang anda pilih sebelumnya, ditambah dengan teks pembicaraan komentator. Feature ini membuat anda tidak hanya bermain game sepak bola tetapi juga seperti nonton Anime Captain Tsubasa yang luar biasa... lebay nya
Super Shot: Beberapa pemain misal Tsubasa  memiliki tendangan maut yang memberi kepastian gol lebh besar, meski pun memakan stamina lebih besar juga



Kunio-kun no Nekketsu Soccer League/ GOAL 3.
Kembali ke format 5 lawan 5 bukan berarti suatu kemunduran, malah sebaliknya... Game ini menurut saya adalah game sepak bola terbaik dengan feature paling gila
Feature Menarik:
Single Player command: Anda hanya akan mengendalikan 1 pemain yang menjadi kapten team, dan memberi perintah pada AI untuk mengoper, menembak atau merebut bola dari lawan. Tentu saja tidak semua pemain akan patuh pada perintah anda karena ga rela anda menjadi pahlawan sendirian
One Rule to Win... is No Rule: Anda harus melakukan segala upaya untuk menang. Jika bola berada di kaki musuh... lupakan sejenak sportifitas. sliding, sikut, tendang atau apapun upaya anda untuk mencelakakan lawan anda sangat diperbolehkan.
Ultimate Weather Effect: Jika di Game lain (bahkan di game modern) efek cuaca sebatas hujan dan salju yang membuat laju pemain dan bola melambat, maka efek cuaca di game ini lebih luar binasa... Lapangan banjir, Petir menyambar, salju super licin, dan topan badai akan menemani anda sepanjang permainan.
Every one can do Super Shot: Di Game ini  semua pemain bisa melakukan tendangan spesial tanpa batasan kemampuan. Bahkan jika anda memakai Jepang, setiap pemainnya memiliki tendangan spesial sendiri2 untuk menjebol gawang lawan (dalam arti sesungguhnya)
Comical Expression: Ekspresi wajah setiap pemain ditampilkan secara komikal sehingga anda akan tersenyum melihat ekspresi sedih, gembira, atau kesakitan dari pemain anda atau lawan
Custom Goal celebration: Setiap terjadi Goal, anda bisa mengendalikan pemain anda untuk melakukan selebrasi Goal semau anda
Goal Reaction: Penonton juga akan bereaksi dengan skor pertandingan, semakin besar jarak skor anda dengan tim lawan, maka reaksi penonton semakin meriah bahkan melakukan gerakan ombak jika anda unggul selisih 3 angka. tentu saja berlaku untuk sebaliknya, anda harus siap dicaci


Mungkin masih ada beberapa Game Sepakbola di NES yang belum saya mainkan. Tentu saja tulisan ini akan berlanjut dengan Tema yang berbeda.
 

25 Oktober 2015

My Best NES Game




Mesin game NES (Nintendo Entertainment System) adalah salah satu kenangan awal saya mengenal dunia game. Beberapa game di mesin menjadi favorit saya, bahkan hingga sekarang kadang masih mainkan. Perlu dicatat bahwa ini adalah pendapat pribadi saya. Tidak ada landasan ilmu yang saya pakai jadi jangan diperdebatkan apalagi dijadikan bahan seminar


Battle City
Battle City adalah game shooter dimana player akan mengendalikan Tank untuk mempertahankan Garuda sekaligus mengalahkan sejumlah tank lawan.
 Jangan tertipu dengan kesederhanaan konsep game ini. Meski pun AI musuh tidak terlalu pintar, dijamin akan merepotkan dengan variasi Tank AI yang bermacam2 mulai dari Panser berkecepatan tinggi, hingga Tank berlapis baja tebal yang membutuhkan lebih banyak tembakan untuk ditaklukan. Belum lagi variasi area tiap level yang sering membuat player waspada akan serangan tak terduga. Berkerja sama dengan player kedua adalah pilihan bijak untuk saling menjaga dan merundingkan strategi terbaik secepat mungkin untuk menang. Tentu saja bermain dengan Player 2 memiliki resiko terkena tembakan dari kawan sendiri yang membuat Tank player stun selama beberapa detik. Jika hal ini terjadi.... berdoalah tidak ada tank musuh sekitar anda.



Contra
2 Rambo iconic melawan sepasukan Pasukan musuh yang ternyata adalah antek2 alien adalah konsep dari game shooter Contra ini. Jika merasa bahagia karena bisa menembak dengan peluru tanpa batas, Simpan kebahagiaan itu dalam2 karena nyawa MC  (Main Character) sangat rapuh. itupun dengan jumlah yang terbatas dengan Credit yang terbatas pula. Tantangan menaklukan 8 Level dengan modal sedikit itu makin dibebani dengan variasi area dan musuh yang tak segan-segan menghujani MC dengan tembakan dan ledakan yang memerlukan kewaspadaan dan extra hati2.



Guerilla War
Pernah membayangkan Che Guevara dan Fidel Catro melancarkan Revolusi Cuba dengan cara epic? Guerilla War adalah jawabannya. Game Shooter ini menantang 2 tokoh revolusioner Cuba ini menaklukan Pasukan tempur 1 negara dan diktator negara tersebut... ya anda tidak salah baca... lawan kedua MC anda adalah 1 negara. Epicness game ini terletak pada perangnya yang terkesan massive tapi semrawut. Seperti Contra, MC akan diserang berbagai arah oleh AI, akan tetapi diselingi dengan berbagai kelucuan seperti Tank yang anda kendalikan kalah oleh dorongan babi lewat. Untungnya menamatkan game ini tidak mustahil karena credit tidak terbatas sehingga anda bisa sepuasnya menyetor nyawa MC anda



Contra Force
Contra Force adalah Serial Contra yang berbeda. Jika Contra identik dengan musuh alien. Maka  Contra ini lawan anda adalah sekelompok teroris dan mereka manusia biasa. Meski pun temanya realistis, tentu saja serial ini memiliki  keunikan sendiri antara lain pemilihan 4 MC dengan variasi senjata, dan tentu saja... Pernah membayangkan anda menyeberang antar pesawat lewat sayap di angkasa raya?


Macross
Dalam Macross, MC anda adalah Pesawat yang bisa bertransformasi menjadi setengah robot atau robot utuh. Tujuan game ini cukup sederhana, bertahan dari serangan musuh dan menghancurkan markas musuh. Akan tetapi perjuangan MC tidak sesederhana itu karena menghindari hujan peluru AI musuh bukan perkara mudah. Transformasi menjadi bentuk robot, atau setengah robot memiliki keuntungan dan resiko sendiri karena semakin lambat MC dengan menjadi robot, semakin lama bertemu Markas tetapi, semakin cepat MC anda (dengan menjadi pesawat) memiliki resiko mudah tertabrak Pesawat AI musuh 



Hanya 5 saja??? tenang saja karena tulisan ini akan ada kelanjutannya karena game NES yang saya mainkan cukup banyak yang kan saya bahas.  Tentu saja akan saya selingi dengan tulisan-tulisan lain.

Ana Candhake

06 Februari 2015

The Legend of Kage: Game ninja yang rapuh

Bicara game ninja, mungkin kita lebih familiar dengan karakter Naruto, Ryu Hayabusa dari game ninja Gaiden, atau Rikimaru, dan Ayame dari game Tenchu. Tetapi, sebelum karakter-karakter itu muncul di jagad game, sudah ada game bertema berjudul The Legend of Kage yang dirilis di NES pada tahun 1986


Story yang dangkal
 Putri Kiri setiap musim diculik oleh Samurai jahat dengan pasukan ninjanya, dan  tugas seorang ninja pahlawan bernama Kage untuk menyelamatkannya. Plot yang sangat standart dan sangat dangkal, bukan?


Opening ini cukup iconic
Gameplay yang merepresentasikan ninja di konsol tua
Berperan sebagai Kage, pemain harus bertahan hidup dengan menggunakan sebuah pedang pendek, dan shuriken dengan jumlah tak terbatas dari serangan musuh yang menghalangi Kage dalam usahanya menyelamatkan Putri Kiri. Pedang pendek yang Kage punya selain untuk menebas lawan ternyata juga bisa digunakan untuk menangkis serangan shuriken evil ninja.  Walaupun tidak ampuh melawan bom ninja atau semburan api Evil Monk (Pendekar Caping)

Tetapi, Ability paling iconik dari The Legend of Kage adalah lompatannya yang tingginya kelewatan, dan membuat Kage bisa lompat dari satu pohon ke pohon lain, sambil memainkan pedang atau melempar shurikennya
Lompatan Kage tingginya kelewatan

Dan jangan lupakan tentang gulungan yang membuat Kage mampu bermeditasi dalam sekitar 1 menit, dan Evil ninja yang lewat pasti jatuh berguguran seperti daun di musim gugur. Jaman saya kecil, saya menjuluki jurus ini "jurus Seruling Sakti"

Jurus Seruling sakti
Ada juga  bola yang akan membuat Kage berganti baju, dan meng-upgrade ability-nya menjadi lebih cepat, dan Shuriken yang lebih besar. Akan tetapi jika Kage terkena Shuriken lawan atau tebasan lawan, dia akan di-downgrade ke baju sebelumnya.
Upgraded Kage: Green Clothes

walaupun, gerakan Kage, dan fitur yang diberikan cukup sederhana, akan tapi untuk ukuran game classic, sudah cukup mempresentasikan kehebatan2 ninja

Area dan AI yang repetitif
Area yang ditawar cukup menarik yaitu;
  • Hutan yang lebat.
  • Sungai
  • Dinding castle
  • dalam Castle
  • Hutan yang lebat untuk melihat Puri diculik dan melawan boss
Tetapi, bagaimana jika anda harus mengulang area diatas hingga 3 kali? Akan cukup membosankan bukan? walaupun begitu, grafis area akan berganti menjadi musim yang berbeda mulai dari Semi hingga musim dingin yang bersalju.
Winter

Gerakan AI sangat mudah ditebak setelah anda memainkan selama 5 menit, akan tetapi yang agak sulit diprediksi adalah kapan Evil ninja melempar Shuriken atau bom, atau kapan Evil Monk menyemburkan api. Selain itu AI pun bisa menangkis Shuriken atau tebasan pedang dari Kage. Ini lah yang sedikit banyak akan menguras "nyawa" Kage

Game yang rapuh
Yang dimaksud rapuh disini adalah betapa mudahnya Kage mati hanya dengan sekali lemparan Shuriken, tebasan Pedang, bom atau semburan api dari AI. Pedang Kage bisa menangkis Shuriken? jangan senang dulu karena tetap memerlukan timing yang pas. Upgraded clothes? Mungkin bisa memberi Kage cadangan nyawa, akan tetapi baik Pedang maupun upgraded clothes tidak bisa menyelamatan Kage dari semburan Api evil Monk. Lagipula munculnya bola upgrade sangat susah diprediksi

Untungnya, AI nya juga serapuh Kage. Anda cukup menebas atau melempar shuriken sekali secara tepat... jika mereka tidak menangkisnya. Hal ini juga berlaku untuk boss, walaupun ada trik khusus untuk melakukannya.
Mau tahu hal lain yang membuat game ini "rapuh"? Cadangan nyawa default yang diberi hanya 2. Ada lagi kejutan? tidak ada Continue.
Kerapuhan ini lah yang membuat game ini sulit dimainkan, bahkan mungkin anda akan cukup banyak mengulang permainan  untuk dapat menamatkannya. Tentu saja hal ini tidak berlaku jika anda bermain "curang"

Worthed to Play?
Nilai jual utama dari Legend of Kage adalah gerakan-gerakan yang cukup merepresentasikan ninja, terutama di Konsol tua seperti NES, akan tetapi, story yang diberikan sangat dangkal tentang ninja hero yang menyelamatan putri (bloon) yang diculik setiap ganti musim. Area yang disajikan sangat repetitif, dan gerakan AI yang dapat ditebak. Tantangan utama game ini adalah agak sulitnya memprediksi kapan AI mengeluarkan abilitynya, serta mudahnya Kage ataupun AI  untuk terbunuh, atau terbunuh. Dan seperti layaknya game-game classic lain default life yang diberikan sangat sedikit, dan tanpa Continue. Saya secara pribadi memberikan 50% worthed to Play
Ganti Musim!!! Saatnya nyulik Putri

27 Mei 2014

Godzilla 1998: is it so bad?

Sebenarnya untuk bulan ini, aku mau mempromosikan Game baru berinisial TR, tetapi karena masih ada sedikit perbaikan dan balancing, akhirnya aku memutuskan untuk menuliskan sebuah sudut pandang pribadi soal film Hollywood tahun 1998 berjudul GODZILLA
Poster Godzilla 1998


Story
Intinya sih seekor Iguana yang terkena radiasi nuklir mengobrak-abrik kota New York karena ngidam ikan Tuna 

 A Piece of Memory
Dari kecil, aku memang suka hal berbau Dinosaurus dan Robot, terutama setelah nonton JURASSIC PARK saat TK sekitar tahun 1993.

Sekitar 5 tahun kemudian saat kelas 4 SD, ada iklan TV tentang Godzilla, dan bisa dibayangkan excited nya aku saat itu, sampai memaksa bapakku buat ngantarin nonton bioskop jam 9 malam. Aku ingat penonton saat itu tinggal sekitar 6 orang termasuk aku, dan bapak.

Itulah terakhir kali aku nonton bioskop di Ungaran Theater, dan mulai memasuki era VCD dan DVD. Baru pada tahun 2010, aku nonton film di Bioskop lagi sama temen. Jujur aku liat temenku ngelus dada waktu aku bilang film terakhir yang aku tonton di Bioskop adalah Godzilla

Good Things of movie:
  • Cerita yang lebih real : Yup... Cerita dari Godzilla 1998 jauh lebih real tentang Iguana yang terkena Radiasi nuklir. Tidak ada soal serangan Alien, atau, makhluk misterius lainnya. Seolah-olah Godzilla ada karena kehendak alam akibat ulah manusia.
  • The Godzilla design: Mungkin para Godzilla fans bakal menyemburkan atomic blast ke aku, tetapi aku suka Design Godzilla 1998 ini. Dia seperti gabungan Tyranosaurus diberi entah steroid atau jamurnya Mario Bros dengan kecepatan, kelincahan dan kecerdasan velociraptor. Ingat adegan waktu banyak helicopter mengejar Godzilla ini dan bagaimana dia lolos.
 
Dilihat dari bentuk badannya, Godzilla 1998 memiliki  kecepatan dan kelincahan Velociraptor dengan tubuh seperti T-Rex diberi steroid atau makan jamurnya Mario Bros


Many Godzilla fans hate this movie. Do you hate it?
Awalnya aku terkena hype untuk membenci Godzilla 1998, tetapi setelah merenung dan mengenang masa lalu, aku tertawa sendiri, dan sadar bahwa aku tidak berhak membenci Godzilla ini. Pertanyaannya kenapa?

Bayangkan jika aku tidak menyukai film ini pada waktu  itu (kelas 4 SD) tentu aku tidak tertarik dengan Godzilla Jepang. Malah setelah nonton Godzilla 98, lalu menonton Godzilla Jepang jadi rada aneh... "masa ada Godzilla Robot? Koq ada UFO nya? Koq ada Naga kepala tiganya? Masa Godzilla nglawan Ngengat?" itu kira2 pertanyaan di otakku saat nonton Godzilla Jepang saat itu.

Soal design yang Agility dan berbeda dengan Godzilla Jepang, tolong diingat kalo tahun segitu (1998), Popularitas Jurassic Park dengan keganasan T-Rex dan kecepatan serta kecerdasan Raptor sedang banyak disukai secara global. Jadi wajar kalo designnya lebih mengutamakan kecepatan, kecerdasan dan kelincahan agar bisa menarik perhatian penonton secara Global

Godzilla 1998 vs Godzilla Japan/ Godzilla 2014? Which one will be the Winner?
A stupid Question. Of Course Godzilla Japan/ Godzilla 2014. Mungkin untuk urusan menghancurkan kota, Godzilla 98 cukup mengerikan tapi melawan Godzilla... Sabet ekor lalu disembur atomic blast udah cukup mematikan Godzilla 98 seperti yang diperlihatkan di Godzilla Final War (2004). An Agility is not enough to beat the king of monsters, boy
Godzilla VS Godzilla 98

are there any other interesting stories?
  • Tema: tema Godzilla 1998 berbeda 180 derajat dengan Godzilla 2014. Tema Godzilla 1998 adalah upaya manusia untuk melawan makhluk ciptaan alam akibat ulah manusia yang jauh lebih kuat. Dimana pada akhirnya manusia memenangkan kompetisi ini. Di Godzilla 2014, sebaliknya menampilkan betapa kecilnya kekuatan manusia dihadapan alam, bagaimana manusia tidak berdaya dan putus asa melawan musuh alami yang lebih kuat dan besar (MUTO) walaupun telah banyak usaha untuk memusnahkan musuh itu. Pada akhirnya alam juga yang menyelamatkan manusia dengan "mengirim" Godzilla sebagai Alpha Predator yang merupakan musuh alami MUTO. Kedua tema ini seolah-olah memaparkan takdir manusia sebagai spesies yang telah berhasil bertahan hidup selama ini, tapi ada saatnya manusia tidak berdaya melawan kedasyatan alam, yang akhirnya semakin menyadarkan manusia agar tidak takabur (Biyen tahu arep dadi Romo je... sayang ketemu "Setan Ayu" kae)
  • Reaksi Penonton Bioskop Godzilla 2014: Aku melihat beberapa penonton tidak puas dengan Godzilla 2014, beberapa tampak bingung. Bahkan ada review2 di luar sana yang  mempertanyakan kehebatan film ini selain spesial efeknya. Banyak orang mengharapkan action yang lebih sering, seperti Godzilla 98. Wajarlah reaksi ini karena tidak semua orang tahu soal the "real" Godzilla, terutama anak2 tahun 90-an akhir dan 2000-an yang lebih sering nonton Godzilla 1998 di TV. Lagipula menurut aku, film ini lebih ingin memperlihatkan betapa desperate nya manusia, daripada langsung ke pertarungan Godzilla VS MUTO. Karena kalo langsung ke pertarungan, durasi film ini paling cuman 30 menit.
  • Combo Story: Kalau boleh membuat kombinasi cerita buat menenangkan Fans Godzilla dan fans Godzilla 98, maka kesalahpahaman terletak pada nelayan tua yang diinterogasi sama Jean Reno. Sebagai orang Jepang, negara yang sering diserang Godzilla, tentu saja mengira makhluk yang mampu menenggelamkan kapalnya adalah GOJIRA (Godzilla). Padahal itu adalah mutasi Iguana yang sedang ngidam ikan Tuna. Media2 New York secara mentah-mentah memberikan gelar GOJIRA kepada makhluk yang menyerang kotanya itu, terutama kampung nelayannya.

Perbandingan Godzilla dari tahun ke tahun
Conclusion:
Godzilla 98 dibenci oleh banyak fans Godzilla karena design dan "kelemahan" nya. Sebaliknya non- Godzilla fans mungkin lebih memilih Godzilla 98 yang lebih seru dan realistis daripada Godzilla 2014 yang lebih minim action.
Menurut aku, Godzilla 1998 memang tidak layak disebut Godzilla karena "kelemahan"-nya tapi secara pribadi, aku menyukai cerita film ini yang realistis dengan keseruan yang lebih intens. Design Godzilla 98 yang lebih condong ke Agility type tentunya keunggulan sendiri. aku seperti melihat Gabungan Tyranosaurus- Rex, dan Velociraptor dalam satu monster. bisa dilihat sendiri bagaimana dia selama 2 jam pemutaran film merepotkan penduduk New York.

31 Desember 2013

What I've Done in 2013

Hai
ini adalah hal-hal yang aku lakukan di 2013 (versi super singkat):
  1. Kesehatan: Operasi Cantengan di Jempol kaki kiri di Februari, mulai mengatur jadwal lembur karena sadar kalo udah ga se fit jaman awal masuk kerja
  2. Karir: Nyoba daftar jadi Game Designer (Maret) di kantor sekarang dan Programer di bulan September di sebuah Pabrik di Ungaran.  sempet dikira daftar jadi buruh ma Satpam. dua-duanya gagal
  3. Romance: Ditolak 4 cewek... dalam 2 bulan... dan salah satunya di hari ultah... nyesek tenan (Agustus- September- Oktober)
  4. Keluarga: Kelahiran keponakan pertama "Maria A Deo data Akhuwanita". Babe ke Flores sendirian  
  5. Education: ikut test TOEFL pertama kali dan... not bad for first timer 
  6. Adventure: Karang Anyar ( Mei), Cikarang (Juli), Waduk Gajah Mungkur (September ), UGM (September)
  7. Hobby Baru: Koleksi Kaiju , Nerjemahin Lagu Jepang Galau
  8. Main Project selesai: 3 buah
  9. Side Project: Melukis (April, Oktober), Design Pin (April), Komikus Rage (Mei- ...)
  10. Game Project done: 0
  11. Software Design yang paling sering dipakai: Adobe Photoshop, Adobe Illustrator, Corel Draw.
  12. Software Game making yang paling sering dipake: RPG maker VX, RPG maker VX ace, Unity
  13. Software Programming yang paling sering dipake: Net Bean
  14. Komik yang paling sering dibaca: Komik wayang
  15. Komik Online yang paling sering dibaca: Nisekoi, Naruto, Shingeki no Kyojin
  16. Serial Anime yang diikuti: Fullmetal Alchemist Brotherhood, Ao no Exorcist, Shingeki no Kyojin, Gurren Lagan, Seto no Hanayome
  17. Film Anime yang sering ditonton: Doraemon Petualangan di RCTI
  18. Film Anime yang paling nyesek: 5 centimeter per second
  19. Film Hollywood terbaik:  Les Miserable, Man of Steel, Pacific Rim, White House Down, Iron man 3
  20. Serial Tokusatsu terbaik: Kamen Rider Double, Kamen Rider Wizard, Bima Ksatria Garuda
  21. Film Tokusatsu terbaik: Kamen Rider Movie War Megamax, Ultraman Zero Revenge of Belial, Ultraman Saga
  22. Game PC terbaik: Skyrim, Kingdom of Amalur, Torchlight 2
  23. Game Mobile terbaik: Game Dev story.
  24. Game Emulated terbaik: Final Fantasy IV Advance, Kamen rider Chou Climax heroes
  25. Band luar  yang paling sering di dengar lagunya: UVERworld
  26. Band dalam negeri yang paling sering di dengar lagunya: Padi, Kerispatih
  27. Lagu luar yang Terbaik: Guren No Yumiya, One more time one more chance, Fight for Liberty, Core Pride
  28. Lagu dalam negeri paling jleb: Seperti Kekasihku (Padi)
  29. Lagu luar paling jleb: One more time one more chance
  30. Kejadian Romance paling Jleb: Ke Karang Anyar bareng B... dan Pacarnya
  31. Kejadian Romance paling memorable: Makan siang bareng si C... 1 jam doang
  32. Kejadian Romance yang disesali: Diam2an ma D2 selama hampir 2 bulan dan saling memaafkan di hari dia resign dari kantor.
  33. Blogging: Tiap bulan minimal 1 posting

16 Juli 2013

Rage Comic and Meme sebagai Media ekspresi diri

Sudah lama aku ga update Blog. Jujur bukan karena malas, tetapi karena aku memiliki kesenangan lain yaitu buat RAGE COMIC dan MEME seperti yang ada di situs 9gag dan 1cak (lokal).

Rage comic dan Meme biasa dipake untuk mengungkapkan kisah atau peristiwa maupun fakta yang terjadi di kehidupan sehari2 baik yang menyenangkan, menjengkelkan hingga mendongkolkan tetapi tetap menarik untuk dibaca bahkan kl bisa memancing emosi terutama tawa

Seperti biasa, awalnya aku hanya penikmat aja kedua situs itu tp lama-lama tertarik juga membuat rage comic... dan hasilnya adalah
Kisah diatas adalah kenangan jaman aku SMP saat masih cinta monyet. Dan dalam rage comic buatanku, tokoh yang menggambarkan diriku selalu kunamai "DERPIUS"

Setelah itu aku agak lama ga buat Rage comic karena sibuk ma kerjaan kantor plus kerjaan ini. Sampai akhir Mei kemarin, aku mulai mbuat serial Rage comic pertama:

Road To  Karanganyar
Serialisasi Rage Comic ini terinspirasi dari perjalananku bersama temenku jaman sekolah (TK- Kuliah sama terus) yang dalam serial ini kuberi nama "Derpita" dan pacarnya "Derpagung" untuk pergi ke nikahan temen sejak kecil pula bernama "Derpandi".

Kisahnya beneran nyata atau terinspirasi dari fakta sebenarnya tp sengaja aku kasih bumbu biar menarik (atau simpati ma tokoh Derpius---terserah kalian). Untuk kisahnya bisa dibaca disini

Tak terasa Road to Karanganyar sudah sampai episode 7, dan rencananya sebentar lagi aku akan memulai Kisah baru soal jaman Kuliah dan kehidupan sebagai seorang pekerja dengan tokoh2 baru tentunya .

Sebenarnya tujuanku membuat Rage Comic selain menjelaskan sudut pandangku terhadap sebuah peristiwa (bisa dianggap curcol sih), yang terpenting adalah membangunkan kenangan jaman muda, dan akhirnya semangat jaman muda juga (semoga) ikut terbangun di suasana kerja yang repetitif dan sering membosankan

17 Januari 2013

A Loner's Journey part 1: Friends from Past Era in Present life

Di akhir november 2012, Sebuah kesempatan emas untuk libur agak panjang akhirnya datang juga dan dengan segera aku membuat surat ijin untuk ambil cuti sekalian libur natal dan tahun baru. Walau cuti yang aku ambil hanya 6 hari tapi karena ditambah libur Natal dan tahun baru, total menjadi 2 Minggu :D

Dengan libur yang cukup(?) panjang, jujur aku sempat bingung mau apa dan kemana. Pikiran sederhana sih hanya pulang kampung dan bermalas-malasan sambil garap project ini tapi akhirnya aku memikirkan beberapa perjalanan. yang pertama tentu saja

 Friends from Past Era in Present Life

Dalam perjalanan ini aku hanya ingin pergi ke rumah teman-teman jaman Sekolah ma Kuliah.

28 Desember 2012
Pada petang hari, aku dapat kesempatan untuk datang ke rumah teman jaman TK, SD, SMP, SMA, Kuliah sebut saja namanya LAWUH SOTO. Setelah hampir 2 tahun tidak bertemu, si Lawuh Soto secara fisik tampak lebih cantik (baca: lebih terawat), cuman sayang kenapa giginya harus dibehel? Dia sudah cantik tanpa behel tapi sudahlah, tetapi secara garis besar dia ga banyak berubah... masih GALAK kaya dulu. Sudah hampir 2 tahun dia kerja sebagai Programmer di Jakarta sedangkan aku sudah 2 tahun merantau di Jogja (Beda kampung halaman ma Jogja jauh coy... Naik bis butuh 180 menit perjalanan Bis :p). Apa yang kami perbincangkan cukup menarik, kami saling share pengalaman di dunia kerja selama 2 tahun. Ternyata apa yang aku alami di dunia kerja juga dialami oleh dia... bahkan di beberapa sisi tampak dia lebih "ga enak". 2 jam berlalu dan aku segera pamit pulang. Pertemuan singkat dengan Lawuh Soto sebenarnya tidak cukup untuk mengingat memori yang pernah kami buat bersama, tapi aku sangat bersyukur bisa bertemu dengannya. Saat pulang, aku sempat meluncurkan bayangku ke masa lalu. Ke masa SMP dimana si Lawuh Soto pernah minjem topiku. Lalu ke masa SMA, dimana kami sering nyegat bis bersama serta membuat masa SMA ku lebih berwarna. Lalu ke masa kuliah dimana aku pernah membantu dia mengerjakan skripsi hingga jam 3 dini hari hingga esoknya aku dimarahi alm. mama dan banyak lagi terutama saat-saat dia penuh amarah :p. tetapi, ada hal yang membukakan mataku... si Lawuh Soto adalah cewek yang tangguh, walaupun kadang menangis tetapi dia mencoba tidak lari dari kehidupan. Sedang aku masih begini saja... kadang aku ingin lari dari segala yang membebaniku, tetapi pertemuanku dengan Lawuh Soto, yang kebetulan berselisih 1-4 minggu dengan resignnya 2 temen kantor yang juga banyak menginspirasi aku, semoga memantapkan aku bahwa aku boleh jatuh, aku boleh menangis, aku boleh terluka tapi aku tidak boleh lari dari dunia yang menghadang kita

29 Desember 2012
Petang hari, aku nongkrong di trotoar dekat jalan raya. Tak lama, sebuah Toyota Kijang warna biru tua berhenti di depanku. Spontan aku menghampiri kijang itu, dan si pengemudi adalah temen jaman kuliah sebut saja DUMDUM. Malam itu aku menginap di rumah DumDum untuk... ADU MAEN PRO EVOLUTION SOCCER. Setelah lulus kuliah, aku masih sering berkomunikasi dengan DumDum, toh dia kerjanya di Semarang dan tetep tinggal di kampung halaman. Kalau ada libur ekstra, terkadang aku nginep di rumahnya untuk Adu maen PES atau FIFA. Kita sering kejar2an skor, kadang dia maennya superb, tapi kadang juga kaya bocah lagi latihan maen game. Hari itu tampaknya DumDum, seperti biasa menjadi Duta keluarganya untuk melakukan keperluan keluarga dan tampak capek. Malam itu kami hanya maen 1 pertandingan sebelum akhirnya DumDum tertidur saking capeknya, sedang aku masih internetan sampai... jam 5 pagi. Tampaknya kebiasaan begadang tetap ga hilang meskipun ga ada kerjaan. Hingga siang, aku dan Dumdum bertanding PES entah berapa kali. Terkadang sempat terpikir sampai berapa lama lagi kami akan melakukan kegiatan ini mengingat kami sudah tidak semuda dulu, tapi aku langsung berhenti memikirkannya, dan tetap memainkan game itu. Siang hari kebetulan DumDum mau ke terminal sehingga aku bisa numpang untuk pulang. DumDum ga banyak berubah, masih spontan, mudah akrab dengan orang yang baru ketemu, walau pun dulu waktu kuliah kalo marah ngeri banget. Tembok ruang BEM jadi korban. Dia (dan mantan cewek) banyak membantu aku supaya ga kuper-kuper banget dengan ngajak nonton bioskop, Karaoke, nonton konser band Indie dll. Satu hal yang harus aku pelajari dari DumDum adalah, dia bisa memanfaatkan bakat yang diberikan Tuhan di bidang hubungan komunikasi antar manusia, dan itu nyaris ga ada hubungannya dengan komputer yaitu ilmu yang dia ambil waktu Kuliah. Walaupun bukan berkerja di bidang IT, dia malah mengaku bahagia karena bisa mengembangkan bakatnya di bidang Humas. Pertemuan dengan DumDum menginspirasi aku bahwa Tuhan pasti memberikan beberapa bakat khusus bagi aku, tinggal aku mau terus mengembangkannya atau tidak. Ilmu yang aku peroleh mungkin bisa memberi aku makan tapi belum tentu memberikan aku kebahagiaan

30 Desember 2012
Sore hari, Di Gereja Kristus Raja Ungaran, aku celingukan mencari diantara umat seorang pria. Sebentar kemudian aku menemukan orang itu dan menempati bangku kosong di sebelahnya. Pria itu adalah (anggap saja) si KEMPOT. Karena misa sedang berlangsung, tidak banyak yang kami perbincangkan hingga akhir misa. Hanya setelah misa kami berbincang sebentar yang intinya dia intinya dia iri  karena aku dapat libur lebih panjang sedangkan proyeknya dia banyak. Seperti Lawuh Soto, Kempot adalah  teman SD, SMP, SMA, Kuliah. Tak jarang kami juga sering ke gereja bareng. Kadang aku sampai berpikir, jangan2 banyak orang berpikiran negatif dan hanya Lawuh Soto yang pernah mengaku kalau lihat kami ke gereja kaya pasangan. Banyak orang (kecuali Lawuh Soto dan beberapa anak Kampus) yang tidak tahu kalo kami pernah mencintai 1 cewek yang sama sebut saja PRICELESS, bahkan sebenarnya si Kempot yang menjadi mak comblang awalnya. Herannya, kompetisi rebutan si Priceless tidak membuat kami saling cuek atau adu pukul, malah sebaliknya kadang jadi bahan bercandaan. Aku paling sering chattingan ma Kempot, terutama membahas soal kerjaan, IT, game dan tentu saja soal si Priceless. Menurut aku, walaupun polah tingkahnya kadang kekanakan, si Kempot itu seorang yang gigih bahkan dulu sampai sakit hanya demi menjadi tukang ojeknya si Priceless. Selain gigih, dia fokus dengan apa yang dia sukai dan akan melakukan apa saja untuk mendapatkannya. Hanya 1 hal yang membuat aku ingin melayangkan tinju dimukanya Kempot yaitu karena dia membuat si Priceless kecewa dan sedih karena kebodohannya. Sohibku Kempot adalah gambaran jika aku memiliki tujuan atau cita-cita, maka fokus dan kejarlah terus hingga kamu meraihnya.

Selain mereka bertiga, sebenarnya aku cukup banyak ketemu dengan temen-temen lain walau  hanya sekilas.
Di Posting berikutnya aku akan share pengalaman jalan-jalan malam di Gua Maria Kerep

16 Juli 2009

FIGHT AGAINTS THE KILLER











contoh Guru Killer

Ini kejadian yg termasuk paling berkesan saat aq SMA kelas 3. aq bersekolah di SMA Don Bosko (tapi tukang njaga rental PS langgananku (Choechoet) bilangnya SMA Dol Bakso). Waktu kelas 3, aq masuk IPA hanya dengan modal berani (nilai Mat dan pelajaran IPA sebenarnya pas-pasan tapi setelah wali kelas II-ku tanya,”KOK kamu takut?” aq jadi brani trima tantangan, selain itu rencana aq kuliahnya emang mau di jurusan Teknik, jadi harus dr IPA biar nggak kesulitan). Sebenarnya waktu kelas 3, pelajarannya nggak bisa aq kuasai dg baik terutama matematika.

Suatu hari (sori kaya dongeng soalnya aq lupa kapan), guru Mat-ku yg bernama Pak Eko mengajar soal Matrix. Asal tahu saja, Pak Eko mendapat gelar resmi sebagai guru Ter-Killer se-DB walau menurutku nggak begitu galak, mungkin ia disebut Killer karena suka “membunuh” otak anak2 didiknya dengan soal mat-nya yg VERY (12.849.367)2X DIFFICULT (itung sendiri Very-nya ada berapa) mana ngajarnya expresinya dingin lagi. Saat mengajar Matrix, Pak Eko tanya pada aq sambil menunjuk soal Matrix yg dia buat di papan Tulis,”Marius, mungkin kamu ada pendapat (baca: cara mengerjakan) terhadap soal ini?” Aq jujur bilang,”Nggak ada, pak!!”. Pak Eko tanya lagi,” Kalo gitu, apa kamu punya usul atau saran?” Aq jawab,” Juga nggak ada, pak!!”. Serentak temen2 sekelas ketawa terbahak-bahak. Pak Eko ndeketi aq lalu sambil menarik tanganku dia bilang,” Sana cari pendapat di Perpustakaan!!” Aq terpaksa keluar menuju ke Perpus sambil masih mendengar tawa temen2. tapi setelah mo sampai perpus aq balik lagi tapi lewat jalan lain (jalan taman kodok). Di pelataran Aula, ada anak2 3IPA2 (Aq 3IPA1) yg dihukum Pak Bambang (guru ter-Killer no.2) krn ga garap PR fisika. Aq tanya mereka soal yg diberi Pak Eko coz banyak orang pinter di sana. Tapi pada nggak bisa. Setelah jam pelajaran ganti, aq boleh masuk dan pak Eko memberiku bonus soal tadi harus bisa dikerjakan besok atau aq hrs menikmati enaknya ruangan Perpustakaan lagi. Saat istirahat temen2-ku masih ketawa-ketiwi saat ingat kejadian itu tapi ada juga ngasih saran(sambil menahan geli juga sih) bilangnya,”Us, Kamu kalo ngomong , jangan terlalu ceplas-ceplos.” Besoknya, saat pagi aq ketemu pak Eko dan dia bilang,” Salahnya menentang pak Eko.” Dan benarlah siangnya aq menikmati enaknya perpus coz nggak bisa ngerjain soal itu walau udah tanya pada para pakar IPA di kelas 3IPA1 seperti Sammy, Yulius lan sanes-sanesipun.